Minggu, 30 September 2012

Seperti mutiara

Seperti mutiara yang lama tersimpan dalam samudra, suatu saat seorang penyelam datang mengambilnya dan membawanya berenang ke permukaan. ia naik ke atas perahunya lalu membuka kerang dan menemukan bahwa sang mutiara memiliki satu kekurangan, yaitu : warnanya bukan putih bersih. lantas ia membuangnya kembali ke lautan, membiarkannya jatuh bebas ke dasar samudra tanpa ampun. ia tak tahu, kerang itu kini menangis, mengapa? karena ia sempat berharap bahwa sang penyelam bisa membawanya melihat sisi dunia yang lain dan kini sang penyelam memaksa kerang itu mengubur dalam-dalam harapannya. mungkin sang penyelam itu kini sangat membenci kerang, mungkin ia merasakan penyesalan yang dalam mengapa harus lelah mengambil kerang itu jika ternyata kerang itu cacat tak seperti yang ia harapkan. kerang masih terisak, namun ia harus menyadari bahwa penyelam itu memiliki kerang lain yang lebih sempurna, jadi untuk apa aku? pikirnya.

akuriu

DI akhir sepetember harus senyum,,,, :)

            Terimakasih untuk semua selama ini.yang aku khawatirkan pun kini akhirnya terjadi juga. di akhir septemberku. tapi sungguh tak ada penyesalan apapun. karena aku yakin semua ini adalah skenario dari Allah, aku yakin kau tak akan datang jika bukan karena kehendak Allah SWT. Dan pastilah ada maksud tersembunyi di balik semua ini. Pastilah Allah Yang Maha Penyayang ingin hamba Nya ini belajar, belajar untuk arti dari sebuah kata. ini adalah proses untuk menemukannya, menemukan yang sejati.

seperti kata Tere Liye
sebenarnya akan lebih baik jika kalian berproses menemukan pemahaman ini, proses yg kelok-kelok, terjaga, penuh kehormatan, selamat tiba di ujungnya. Itu akan lebih spesial, membekas, lantas mengenang semuanya sambil tertawa, ah, dulu ternyata semua itu lucu ya.
aku yakin aku sedang berada dalam proses itu.. semangat ayuuuuu!!! :)
Maafkan aku hatiku,, aku telah membawamu terlalu jauh dan kini kau harus merasa sedikit sesak. tapi tak apa, perjalanan kita masih panjang. tarik napas panjang, lalu titipkan ia pada udara yang kau hembuskan. biarkan ia melayang, terbawa angin menuju samudra yang luas. doakan dia agar menemukan takdir sejatinya.

semangat !!! masih harus tetap berikhtiar dan berdoa.  :)

akuriu

Apalah arti menunggu

Telah lama aku bertahan
Demi cinta wujudkan sebuah harapan
Namun ku rasa cukup ku menunggu
Semua rasa tlah hilang
Sekarang aku tersadar
Cinta yang ku tunggu tak kunjung datang
Apalah arti aku menunggu
Bila kamu tak cinta lagi



Rabu, 26 September 2012

26 September Ku

Alhamdulillah diberi kesempatan bertemu 26 september untuk ke (banyak) kalinya.. :)
Terimakasih Yaa Rabb atas segala limpahan karuniaMu yang Engkau berikan pada hamba. Sungguh tak terkira betapa besar Rahmat dan kasih sayang yang telah Engkau berikan, hingga kini hamba melangkahkan kaki melewati ambang pintu kedewasaan... Terimakasih Yaa Rabb..

Hari ini seneeeeeng banget.. berangkat kuliah siang, kuliah cuma 3 jam, ngerjain tugas (tumben kali ini suasana mengerjakan tugas cair banget :D), pulang mampir ke Ri*** Panya***** bersama sahabat2ku--> wedhus, bebek, owl, dan satu lagi yang suka kupanggil "nyun" krna dia memanggilku dengan sebutan itu juga..hhha, terus pulang lepas solat maghrib di Masjid Permen (ini masjid sebenernya gada mirip-miripnya sama permen, tapi kebiasaan aja sejak jaman SMA nyebut masjid ini masjid permen, lucu juga si.. hehe), pulang ngebuuutt karena udah janjian sama adiku. nyampe rumah mandi, siap-siap mau pergi.. ehhhh ternyata ada yang datang... wedhus dan bebek.. waaa mereka membawa surprise untukku. sungguh aku seneeeeng banget... kupeluk mereka dan kuucapkan terimakasih banyaaaaakk... :)
Lanjut,,,aku dan adikku jalan ke Andhang, ehh ternyata dia ajak temannya (sebenernya si p****nya, awalnya gamau ngaku, akhirnya ngaku jugaaa...hayohh kakaknya aja blm pernah, adknya mendahului..ckckk. tunggu sebentar lagi ya. #bentar lagi apaya..wkwk) yang katanya pgn ketemu 'aku'. wahh ada apa gerangan. apa ini motif .. :P tapii dia anak baik kok.. :)

hmmmm.... 26septemberku kali ini aku merasa berbeda. walau mungkin biasa saja menurut kalian. tapi, aku ingin kau tahu bahwa setiap moment di hari ini aku merasakan suatu kebahagiaan tersendiri. walaupun doaku tentang "dia" belum terkabul untuk tahun ini, tapi tak apa. sahabatkulah yang telah menuntunku melewati gerbang ini. mereka mau sekedar menengok,berbalik, tersenyum dan berjalan padaku lalu menuntun langkahku menuju dimensi ini. kini aku di sini, dengan segala syukurku hamba bersujud padaMu Yaa Rabb..

tentang "dia"... ternyata tahun ini belum dikabulkan. doaku sepanjang tahun tentang seseorang yang akan menemani langkahku melewati gerbang ini belumlah  terkabul. mungkin aku masih belum pantas untuk dia yang Allah takdirkan untukku, jadi Allah memintaku untuk bersabar dan terus memperbaiki diri hingga suatu saat nanti Ia yakin bahwa aku telah siap.. tak apa.. do'a ini masih akan terus kupanjatkan untuk tahun berikutnya..

sampai jumpa 26september,,, semoga tahun depan ia datang.... Amin.. :)

Hari inii bulan milikku......


akuriu

Selasa, 25 September 2012

Pada Akhirnya

Walaupun menunggu membutuhkan banyak hal - iman, keberanian, dan pengharapan - penantian menjanjikan satu hal yang tidak dapat seorangpun bayangkan.
Pada akhirnya.
Tuhan dalam segala hikmat-Nya, meminta kita menunggu, karena alasan yang penting. :)